Selasa, 30 Juni 2015 | 20:12 WIB
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres Demokrat di Surabaya, 12 Mei 2015. Presiden menyempatkan diri membuka Kongres Demokrat keempat ini. TEMPO/Nurdiansah
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka atas musibah jatuhnya pesawat Hercule C-130 di Medan melalui akun Twitter @jokowi. Insiden itu terjadi Selasa siang 30 Juni 2015.
"Saya dan keluarga berbela sungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130," Jokowi, sapaan akrabnya, bercuit di akun Twitternya, Selasa 30 Juni 2015. "Semoga keluarga diberikan kesabaran dan kekuatan."
Jokowi meminta agar evakuasi korban pesawat Hercules harus diutamakan. Baru selanjutnya evaluasi usia pesawat dan alat utama sistem pertahanan atau alutsista. "Semoga kita dijauhkan dari musibah," ucapnya.
Pesawat milik TNI Angkatan Udara berjenis C-130 Hercules dengan nomor A-1310 jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan. Kapten Sandy Permana, lulusan Akademi Angkatan Udara 2005 menjadi pilot pesawat tersebut. Hercules nahas itu lepas landas dari Pangkalan Udara Suwondo, Medan, pukul 11.48 WIB, dengan tujuan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya pesawat Hercules jenis C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan Selasa pagi 30 Juni 2015. Walaupun kecil kemungkinan, namun dia berharap masih ada korban yang selamat.
"Atas nama pemerintah dan diri pribadi, saya mengucapkan belasungkawa atas kecelakaan tersebut," kata Kalla saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 30 Juni 2015. Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban tewas berjumlah puluhan orang.
Menurutnya, baik pesawat militer maupun sipil sama-sama memiliki potensi kecelakaan yang sama. "Sebabnya karena teknis, manusia, atau alam. Tapi ini kelihatannya karena teknis," kata Kalla.
NIEKE | REZA ADITYA
No comments:
Post a Comment